⚡ Peringatan Penting! Gunakan Mode Offline

Untuk mempercepat proses instalasi, disarankan menggunakan mode OFFLINE.

  • 🔹 Jika instalasi menggunakan mode ONLINE, sistem akan mengunduh paket terbaru dari internet yang menyebabkan proses menjadi sangat lama (bisa 30 menit - 1 jam tergantung kecepatan internet).
  • 🔹 Jika instalasi menggunakan mode OFFLINE, proses instalasi akan jauh lebih cepat (hanya sekitar 5-10 menit) karena tidak ada proses download.
  • 🔹 Paket yang sudah ada di media instalasi sudah mencakup semua komponen dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan Ubuntu Server.
  • 🔹 Setelah instalasi selesai, Anda tetap bisa melakukan update dan install paket tambahan secara online.

📌 Cara memilih mode offline: Pada langkah konfigurasi jaringan (Slide 5), pilih "Continue without Network".

Perbandingan Waktu: OFFLINE: ± 5-10 menit ONLINE: ± 30-60 menit

Panduan Instalasi Ubuntu Server 24.04 LTS

Ubuntu Server 24.04 LTS (Long Term Support) adalah salah satu sistem operasi server yang paling populer dan banyak digunakan di dunia. Rilis ini mendukung update keamanan hingga tahun 2029, menjadikannya pilihan tepat untuk server produksi maupun pembelajaran.

Panduan ini akan memandu Anda langkah demi langkah melalui proses instalasi Ubuntu Server 24.04 LTS. Materi ini mencakup 17 slide sesuai dengan PPT pembelajaran dan dilengkapi dengan gambar serta penjelasan detail.

Prasyarat

  • ✅ Komputer/Server dengan spesifikasi minimal: 2 GB RAM, 20 GB Storage, Prosesor 64-bit
  • ✅ Media instalasi: USB Bootable atau DVD Ubuntu Server 24.04 LTS
  • ✅ Koneksi internet (opsional, disarankan offline untuk kecepatan)
  • ✅ Data penting sudah di-backup (jika instalasi di komputer yang sudah ada data)

1. Tampilan Boot Loader

Langkah 1:

Setelah server dinyalakan dan boot dari media instalasi (USB/DVD), akan muncul tampilan Boot Loader dengan beberapa pilihan menu.

Instruksi

Pilih "Install Ubuntu" pada bagian paling atas menggunakan tombol panah, lalu tekan Enter.

Penjelasan

Menu ini adalah GRUB (Grand Unified Bootloader) yang muncul setelah komputer melakukan booting dari media instalasi. Pilihan "Install Ubuntu" adalah opsi utama untuk memulai proses instalasi. Opsi lainnya seperti "Try Ubuntu" digunakan untuk mencoba sistem tanpa menginstall, dan "OEM install" untuk instalasi khusus vendor.

Tampilan Boot Loader
Gambar 1: Tampilan Boot Loader - Pilih "Install Ubuntu" (paling atas)

2. Pilih Bahasa

Langkah 2:

Setelah memilih "Install Ubuntu", sistem akan menampilkan layar pemilihan bahasa untuk proses instalasi.

Instruksi

Pilih Bahasa yang digunakan. Direkomendasikan Bahasa English untuk menghindari masalah kompatibilitas.

Penjelasan

Bahasa yang dipilih akan digunakan selama proses instalasi dan juga akan menjadi bahasa default sistem setelah instalasi selesai. Meskipun tersedia banyak pilihan bahasa, English sangat direkomendasikan karena:

  • Memudahkan saat mencari solusi di forum/komunitas (banyak dokumentasi dalam bahasa Inggris)
  • Menghindari masalah encoding pada terminal
  • Kompatibilitas yang lebih baik dengan aplikasi server
Pilih Bahasa
Gambar 2: Layar pemilihan bahasa - pilih English

3. Keyboard Layout

Langkah 3:

Setelah memilih bahasa, sistem akan menampilkan layar pemilihan layout keyboard yang akan digunakan.

Instruksi

Gunakan English US untuk layout keyboard.

Penjelasan

Keyboard layout menentukan tata letak tombol pada keyboard. English US adalah layout yang paling umum digunakan dan menjadi standar untuk server. Layout ini memastikan semua simbol dan karakter dapat diketik dengan benar, terutama untuk keperluan command line dan scripting.

Keyboard Layout
Gambar 3: Layar pemilihan keyboard layout - pilih English US

4. Pilih Ubuntu Server

Langkah 4:

Setelah konfigurasi keyboard, sistem akan menampilkan pilihan jenis instalasi Ubuntu yang tersedia.

Instruksi

Pilih Ubuntu Server yang paling atas untuk yang diinstall (biasanya versi terbaru/LTS).

Penjelasan

Pada layar ini, Anda akan melihat daftar versi Ubuntu Server yang tersedia di media instalasi. Pilihan paling atas biasanya adalah versi LTS terbaru yang paling stabil dan memiliki dukungan jangka panjang. Untuk keperluan produksi dan pembelajaran, selalu pilih versi LTS (Long Term Support) karena mendapatkan update keamanan hingga 5 tahun.

Pilih Ubuntu Server
Gambar 4: Layar pilihan Ubuntu Server - pilih yang paling atas

5. Continue without Network

Langkah 5:

Setelah memilih versi Ubuntu, sistem akan mendeteksi koneksi jaringan dan menampilkan opsi konfigurasi.

Instruksi

Pilih "Continue without Network" karena instalasi dilakukan secara Offline agar proses lebih cepat.

Penjelasan

Pada tahap ini, sistem akan mencoba mendeteksi koneksi jaringan. Pilih "Continue without Network" untuk:

  • ✅ Mempercepat proses instalasi — tanpa download paket dari internet
  • ✅ Menghindari kegagalan instalasi akibat koneksi internet yang tidak stabil
  • ✅ Menghemat bandwidth (paket data)

Jaringan dapat dikonfigurasi setelah instalasi selesai menggunakan perintah netplan atau nmcli.

Perhatian

Jika Anda memilih koneksi online, instalasi akan memakan waktu lebih lama karena sistem akan mengunduh paket terbaru. Untuk kecepatan maksimal, pilih "Continue without Network".

Continue without Network
Gambar 5: Layar konfigurasi jaringan - pilih Continue without Network (OFFLINE)

6. Konfigurasi Proxy

Langkah 6:

Setelah memilih "Continue without Network", sistem akan menampilkan layar konfigurasi proxy (opsional).

Instruksi

Langsung Klik Done tanpa merubah apapun (kosongkan field proxy).

Penjelasan

Layar ini adalah konfigurasi Proxy Server yang digunakan untuk mengakses internet melalui server perantara. Karena instalasi dilakukan secara offline dan tidak memerlukan proxy, kita langsung klik Done tanpa mengisi apapun. Proxy hanya diperlukan jika server berada di lingkungan yang mewajibkan penggunaan proxy untuk akses internet (misalnya di lingkungan perkantoran atau sekolah).

Klik Done - Proxy
Gambar 6: Layar konfigurasi proxy - langsung klik Done

7. Konfigurasi Mirror Repository

Langkah 7:

Setelah melewati proxy, sistem akan menampilkan layar konfigurasi mirror repository.

Instruksi

Klik Done lagi untuk melanjutkan dengan mirror default.

Penjelasan

Mirror repository adalah server yang menyimpan salinan paket-paket Ubuntu. Mirror default (archive.ubuntu.com) sudah cukup baik, tetapi jika Anda memiliki koneksi internet yang lambat, Anda bisa memilih mirror yang lebih dekat dengan lokasi Anda (misalnya id.archive.ubuntu.com untuk Indonesia). Karena instalasi offline, kita klik Done untuk menggunakan mirror default.

Klik Done - Mirror
Gambar 7: Layar pemilihan mirror - klik Done lagi

8. Partisi Disk (Otomatis)

Langkah 8:

Setelah mirror, sistem akan menampilkan layar konfigurasi partisi disk.

Instruksi

Jangan merubah apapun, langsung Done (gunakan partisi otomatis).

Penjelasan

Layar ini adalah konfigurasi partisi disk. Opsi default ("Use Entire Disk") akan membuat partisi secara otomatis dengan skema yang sudah dioptimalkan untuk Ubuntu Server. Ini adalah pilihan terbaik untuk pemula karena:

  • Mudah dan cepat — tidak perlu pusing dengan skema partisi
  • Aman — sistem akan membuat partisi root (/) dan swap secara otomatis
  • Efisien — memanfaatkan seluruh kapasitas disk yang tersedia

Peringatan

Pastikan Anda memilih disk yang benar! Semua data di disk yang dipilih akan terhapus.

Partisi Otomatis
Gambar 8: Layar partisi - langsung Done (gunakan otomatis)

9. Ringkasan Partisi

Langkah 9:

Setelah konfigurasi partisi, sistem akan menampilkan ringkasan partisi dan meminta konfirmasi.

Instruksi

Bagian ini juga langsung Done untuk mengonfirmasi perubahan partisi.

Penjelasan

Layar ini menampilkan ringkasan partisi yang akan dibuat di disk. Dengan memilih Done, Anda menyetujui perubahan partisi yang akan dilakukan. Sistem akan menghapus semua data di disk yang dipilih dan membuat partisi baru sesuai konfigurasi.

Peringatan

Setelah klik Done, semua data di disk akan terhapus secara permanen! Pastikan Anda sudah backup data penting.

Ringkasan Partisi
Gambar 9: Layar ringkasan partisi - langsung Done

10. Konfirmasi Instalasi

Langkah 10:

Setelah konfirmasi partisi, sistem akan menampilkan peringatan akhir sebelum memulai instalasi.

Instruksi

Pilih "Continue" untuk memulai proses instalasi.

Penjelasan

Layar ini adalah peringatan terakhir sebelum proses instalasi dimulai. Sistem akan menampilkan:

  • Disk yang akan digunakan untuk instalasi
  • Konfigurasi partisi yang akan dibuat
  • Peringatan bahwa semua data akan terhapus

Pilih "Continue" untuk memulai instalasi.

Konfirmasi Instalasi
Gambar 10: Layar peringatan akhir - pilih Continue

11. Konfigurasi User

Langkah 11:

Setelah proses penyalinan file selesai, sistem akan meminta konfigurasi pengguna.

Instruksi

Masukan Nama Server, Username, dan Password kemudian Done.

Penjelasan

Layar ini adalah konfigurasi profil pengguna untuk akun pertama di server:

  • Your name: Nama lengkap pengguna (contoh: Admin Server)
  • Your server's name: Nama hostname server (contoh: server-ubuntu)
  • Pick a username: Username untuk login (contoh: admin)
  • Choose a password: Password yang kuat (minimal 8 karakter)
  • Confirm your password: Konfirmasi password

Tips membuat password yang kuat: Kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.

Peringatan

Jangan lupa username dan password! Ini adalah kredensial untuk login ke server.

Konfigurasi User
Gambar 11: Layar pengisian profil pengguna

12. Skip Ubuntu Pro

Langkah 12:

Setelah membuat user, sistem akan menampilkan layar Ubuntu Pro untuk upgrade ke versi berbayar.

Instruksi

Langsung Continue untuk Skip Ubuntu Pro (tidak perlu mengaktifkan).

Penjelasan

Ubuntu Pro adalah layanan berbayar dari Canonical yang memberikan dukungan keamanan tambahan hingga 10 tahun. Untuk keperluan pembelajaran dan server skala kecil, Ubuntu Pro tidak diperlukan. Pilih "Continue" untuk melewati dan melanjutkan instalasi.

Skip Ubuntu Pro
Gambar 12: Layar Ubuntu Pro - pilih Continue (skip)

13. Pilih SSH Server

Langkah 13:

Setelah melewati Ubuntu Pro, sistem akan menampilkan layar pemilihan paket tambahan.

Instruksi

Pilih SSH (centang menggunakan spasi) kemudian Done.

Penjelasan

OpenSSH Server sangat penting untuk server karena memungkinkan Anda mengelola server dari jarak jauh tanpa harus berada di depan monitor server secara fisik. SSH (Secure Shell) adalah protokol standar untuk akses remote yang aman ke server.

Pilih SSH
Gambar 13: Layar pemilihan SSH - centang dan Done

14. Proses Instalasi

Langkah 14:

Setelah semua konfigurasi selesai, sistem akan memulai proses instalasi.

Instruksi

Proses Instalasi sedang berjalan. Tunggu hingga selesai.

Penjelasan

Pada tahap ini, sistem sedang:

  • Menyalin file — Mengcopy file-file sistem ke disk
  • Menginstal paket — Menginstall paket-paket dasar Ubuntu Server
  • Mengkonfigurasi sistem — Menyiapkan konfigurasi sesuai pilihan Anda
  • Menginstall bootloader — Menginstall GRUB untuk booting

Karena menggunakan mode OFFLINE, proses instalasi berjalan cepat (hanya sekitar 5-10 menit) karena tidak ada proses download paket dari internet.

Peringatan

Jangan matikan atau restart selama proses berlangsung! Memaksa restart selama instalasi dapat menyebabkan sistem rusak dan tidak bisa booting.

Proses Instalasi
Gambar 14: Progress bar instalasi (offline - cepat)

15. Reboot Now

Langkah 15:

Setelah proses instalasi selesai, sistem akan menampilkan pesan instalasi selesai.

Instruksi

Akan muncul "Reboot Now" jika instalasi sudah selesai.

Penjelasan

Setelah semua file berhasil disalin dan dikonfigurasi, sistem akan menampilkan pesan:

✅ Installation complete!

"You need to reboot the system to start using your new installation."

Pesan ini menandakan bahwa instalasi telah berhasil.

Reboot Now
Gambar 15: Layar pesan instalasi selesai - Reboot Now

16. Restart Server

Langkah 16:

Setelah memilih "Reboot Now", sistem akan meminta konfirmasi untuk reboot.

Instruksi

Klik Enter untuk melakukan reboot server.

Penjelasan

Setelah memilih "Reboot Now", sistem akan melakukan restart. Pastikan untuk melepas media instalasi (USB/DVD) sebelum restart agar sistem boot dari hardisk.

Klik Enter
Gambar 16: Layar reboot - klik Enter

17. Tampilan Login Awal

Instalasi Selesai!

Setelah reboot, server akan menampilkan layar login terminal.

Instalasi Selesai!

Masukkan username dan password yang sudah dibuat pada Slide 11.

🎉 Selamat!

Ubuntu Server 24.04 LTS berhasil diinstall dan siap digunakan! Setelah login, Anda siap untuk mengkonfigurasi server lebih lanjut.

Login Awal
Gambar 17: Tampilan login terminal setelah reboot

Kesimpulan

🐧 Ubuntu Server 24.04 LTS siap digunakan! 🐧

Dengan mengikuti panduan 17 langkah di atas, Anda telah berhasil menginstal Ubuntu Server 24.04 LTS. Server ini sekarang siap digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Web Server — Menjalankan aplikasi web dengan Apache/Nginx
  • Database Server — Menyimpan data dengan MySQL/PostgreSQL
  • File Server — Berbagi file dengan Samba/NFS
  • DNS Server — Mengelola domain dengan Bind9
  • DHCP Server — Mengelola alamat IP di jaringan lokal
  • Dan masih banyak lagi!

Ingin Belajar Lebih Lanjut?

Kunjungi TKJNET ID untuk materi pembelajaran server dan jaringan yang lebih lengkap, mulai dari konfigurasi dasar hingga mahir. Kami menyediakan tutorial, video, dan modul praktik yang siap membantu Anda menjadi ahli administrasi server.